Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Ratusan dosen, tenaga kependidikan, hingga karyawan Universitas Muria Kudus (UMK) mulai mendapatkan suntikan vaksinasi booster atau dosis ketiga Covid-19, Jumat (18/2/2022). Vaksinasi booster dengan jenis vaksin AstraZaneca itu digelar di Auditorium UMK.

Dari pantauan MURIANEWS, sebelum disuntik vaksin booster mereka dilakukan pendataan dan melewati tahap skrinning terlebih dahulu. Setelah rampung, barulah satu-persatu penerima vaksin masuk bilik untuk memperoleh vaksin dosis tiga.

Wakil Rektor 2 UMK Dr Solekhan mengatakan, vaksinasi booster ini merupakan kerja sama antara univeristas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus.

Vaksinasi booster dinilai sangat penting bagi seluruh warga UMK yang merupakan institusi yang bergulat di dunia pendidikan dan berhubungan dengan masyarakat luas.

"Saat ini sasaranya dosen, tenaga pendidik, dan karyawan sekitar 400-an penerima. Insyaallah pekan depan kami adakan lagi, dengan sasaran mahasiswa," katanya, Jumat (18/2/2022).

Baca: Jokowi Intruksikan Pemda Gelar Vaksinasi Booster di Pasar dan Pertokoan

Lebih lanjut, ia menyebut, vaksinasi booster ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar dan mendukung program pemerintah agar terbentuknya herd immunity di Indonesia.

Apalagi, sambung dia, varian Covid-19 Omicron yang kini sudah mulai menyebar dan perlu diantisipasi dengan tambahan vaksin booster.
Apalagi, sambung dia, varian Covid-19 Omicron yang kini sudah mulai menyebar dan perlu diantisipasi dengan tambahan vaksin booster."Ini juga agar proses perkuliahan bisa berjalan lancar tanpa kendala apapun," ucapnya.Baca: Dosen UMK Diah Kurniati Raih Gelar DoktorSementara Ketua Satgas Covid-19 UMK Hendy Hendro menambahkan, vaksinasi sangat perlu dilakukan untuk lebiih memproteksi diri dari penyebaran virus Covid-19 di lingkungan kampus UMK.Pihaknya juga akan menginventarisir kembali data-data mahasiswa di UMK yang sudah tervaksin ataupun yang belum. Sehingga, kampus akan bisa kembali memfasilitasi mahasiswa untuk mengikuti vaksin yang digelar di kampus."Baik yang belum vaksin dua, ataupun ketiga akan kami coba fasilitasi vaksin di kampus, agar semakin mudah," ujarnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler