Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Jenazah Mbah Wargono sesepuh Samin (Sedulur Sikep) dimakamkan di ruang tamu rumahnya yang berada di RT 5 RW 6, Dukuh Kaliyoso, Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Sabtu (26/2/2022) siang.

Pemakaman yang dilakukan di rumah almarhum tersebut bukan merupakan sebuah tradisi. Melainkan, permintaan atau wasiat dari almarhum Mbah Wargono saat masih hidup, yang meminta agar dimakamkan di rumah.

Dari pantauan MURIANEWS, jenasah Mbah Wargono dimakamkan di ruang tamu rumah yang biasa ditinggalinya. Tepat di tengah-tengah antara dua pilar yang menyangga atap.

"Itu merupakan wasiat bapak (Mbah Wargono) kalau bisa dimakamkan di sini, (rumah, red)," kata Gunretno, putra pertama Mbah Wargono, Sabtu  (26/2/2022).

[caption id="attachment_274939" align="alignleft" width="1280"] Gunretno, putra pertama sesepuh Mbah Wargono berada di samping makam ayahnya. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]

Mbah Wargono memiliki enam orang anak dan belasan cucu. Meninggalnya Mbah Wargono tentunya menjadikan duka yang begitu dalam bagi keluarga. "Bapak punya enam anak, 16 cucu dan lima buyut," ucapnya.

Baca: Tokoh Samin di Kudus Meninggal, Rumah Duka Penuh Karangan Bunga

Diberitakan sebelumnya, Kabar salah satu sesepuh Samin, Mbah Wargono di Dukuh Kaliyoso, Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, meninggal dunia pada Jumat (25/2/2022) sore.Di sekitar rumah duka dipenuhi karangan bunga ucapan bela sungkawa. Karangan bunga itu dikirim oleh apra perjabat. Mulai dari kepala desa, camat, Kapolsek Undaan.Baca: Catat Sejarah, Adat Pernikahan Sedulur Sikep di Kudus Diakui NegaraBahkan, karangan bunga kiriman Bupati Kudus HM Hartopo, Bupati Blora Arief Rohman, hingga Gunernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Anggota DPR RI Komisi XI Mustofa juga ada. https://www.youtube.com/watch?v=USx-kPHwOqUReporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler