Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama mewanti-wanti kepada para sopir truk overdimensi dan overload (ODOL) yang melakukan aksi damai di Semarang, tidak melakukan aksi penutupan jalan. Pasalnya, banyak masyarakat yang membutuhkan akses jalan untuk kepentingannya masing-masing.

"Semoga tidak ada aksi penutupan jalan, karena masyarakat juga ada kepentingan membutuhkan akses jalan," kata Kapolres kepada wartawan usai mengamankan keberangkatan para sopir ke Semarang, Jumat (11/3/2022).

Apalagi, berkaca dari pengalaman Kamis, (10/3/2022) kemarin, sempat ada ketersendatan arus lalu lintas hingga membuat sejumlah kendaraan dari berbagai arah harus terjebak macet berjam-jam. Bahkan ada juga ambulans yang sempat terhambat kemacetan.

Baca: Sebelum Berangkat ke Kantor Gubernuran, Para Sopir ODOl Kudus Diwejang Kapolres

Beruntung, kemacetan yang terjadi bisa segera terurai setelah pihaknya terjun dan berkomunikasi dengan para sopir yang berada di seputaran Terminal Induk Jati. Para sopir saat itu juga terlihat membantu petugas untuk mengurai kemacetan yang terjadi.

"Seperti kemarin, sempat macet sedikit, dan ada beberapa ambulan yang terhambat. Tapi Alhamudlillah kemarin bisa cepat terurai dan kesepakatan tidak ada lagi penutupan jalan," imbuhnya.
"Seperti kemarin, sempat macet sedikit, dan ada beberapa ambulan yang terhambat. Tapi Alhamudlillah kemarin bisa cepat terurai dan kesepakatan tidak ada lagi penutupan jalan," imbuhnya.Baca: Ratusan Sopir Truk Kudus, Pati dan Jepara Geruduk Kantor Gubernuran, Tolak Sanksi Bagi ODOLPihaknya juga berpesan kepada para sopir tetap menaati protokol kesehatan dan keselamatan saat melakukan aksi damai di Semarang.“Pada saat melaksanakan aksi tolong utamakan kesehatan dan keselamatan bagi untuk diri sendiri dan masyarakat lainnya," pesannya. Reporter : Yuda Auliya RahmanEditor: Cholis Anwar

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler