Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus masih menunggu intruksi pemerintah pusat tentang pemberangkatan calon jemaah haji. Belum bisa dipastikan apakah tahun ini sudah ada pemberangkatan haji atau tidak.

Pemerintah Arab Saudi sendiri kini sudah memberikan kelonggaran di ketentuan syarat PCR, kekarantinaan, hingga ketentuan jaga jarak.

"Arab Saudi baru melonggarkan tamu-tamu yang akan berangkat ke sana. Tapi untuk ketentuan pelaksanaan ibadah hajinya kan belum," kata Asrul Fatkhi, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kudus, Senin (14/3/2022).

Lebih lanjut, ia menyebut sampai saat ini memang masih belum ada pemberitahuan tentang teknis ataupun kuota keberangkatan ibadah haji. Sampai saat ini, pihaknya masih menunggu pemberitahuan dari pemerintah pusat.

"Pemberangkatan haji kami masih menunggu instruksi dari pusat. Kuota jemaah berapa nanti jika memang akan diberangkatkan, itu juga belum ada," ungkapnya.

Baca: Soal Pemberangkatan Haji Tahun Ini, Menag Yaqut: Belum Ada Undangan MoU dari Arab Saudi

Meski demikian, pihaknya telah mulai mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pemberangkatan haji. Jika nantinya memang pemberangkatan haji bisa dilakukan tahun ini, Kemenag Kudus sendiri sudah siap dengan segala sesuatunya."Kami sudah siapkan administrasi termasuk paspor juga sudah kami cek, jika memang nanti jadi berangkat kami siap. Termasuk juga Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) juga ada yang sudah melaksanakan manasik haji, tinggal nanti tambah manasik haji dari kami," ungkapnya.Baca: Buat SKCK dan Daftar Haji Harus Lampirkan BPJS KesehatanHanya saja, sambung dia, sampai saat ini untuk perekrutan petugas atau pendamping haji belum bisa dilakukan. Kebijakan perektrutam tersebut juga masih menunggu instruksi dari pusat. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler