Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Para pemudik sudah mulai berdatangan ke Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Hal itu terlihat dari adanya kenaikan bus yang masuk di TerminaTerminal Induk Tipe A Jati, Kudus dari beberapa hari terakhir.

Dari pantauan MURIANEWS, Senin (25/4/2022) sore, armada bus terlihat silih berganti memasuki terminal. Setelah berhenti, terlihat ada pemudik yang menurunkan barang-barang bawaaanya dari bagasi bus.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Induk Tipe A Jati Kudus Indarto membenarkan sudah mulai terlihat aktivitas para pemudik yang masuk ke terminal.

"Di hari biasa paling banyak 100 bus. Sekarang ini 130-150 bus setiap harinya, sudah ada peningkatan selama tiga-empat hari terakhir," katanya, Senin (25/4/2022) petang.

Baca: Diprediksi Terjadi Ledakan Pemudik di Jateng, Dewan Beri Catatan Ini

Ia memprediksi puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-4 sampai H-3 Lebaran atau sekitar tanggal 28-29 April 2022. Tahun ini juga diperkirakan jumlah pemudik akan meningkat dibandingkan pada tahun 2019 lalu.

Apalagi, masyarakat sudah banyak yang menunda perjalanan mudiknya dalam dua tahun terakhir.
Apalagi, masyarakat sudah banyak yang menunda perjalanan mudiknya dalam dua tahun terakhir."Puncak ramainya paling sekitar tanggal 29 April. Pastinya tetap ada peningkatan dengan 2019 lalu, tapi untuk perkiraan persentasenya belum bisa diketahui," ucapnya.Baca: 23 Juta Pemudik Diprediksi Lewati Jateng, Ganjar: Jalur Alternatif Sudah Siap Sementara salah seorang pemudik Sri mengaku, sengaja melakukan mudik lebih awal agar tak terjebak macet dalam perjalanan. Apalagi ia sudah sangat merindukan rumah setelah dua tahun terakhir tak mudik."Alhamdulillah masih lancar tadi, ini saya dari Depok mau mudik ke Margorejo, Kecamatan Dawe. Tentunya seneng banget sudah dibolehkan mudik tahun ini," ujarnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler