Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Manusia baiknya berlomba-lombalah berbuat kebaikan dalam menjalani kehidupan di dunia. Apalagi apa yang diperbuat di dunia, akan terekam dan menjadi tanggung jawab setiap manusia di akhirat nanti.

Pesan tersebut tersirat dalam Mauidhah Hasanah yang disampaikan KH Ahmad Muwafiq di Darusan Umum Pengajian Pitulasan Masjid Al-Aqsha Menara Kudus, Kamis (28/4/2022) malam tadi.

Pendakwah yang akrab disapa Gus Muwafiq itu mengatakan, semasa hidup manusia segala sesuatu perbuatan yang dilakukan di dunia akan direkam dan dipertanggungjawabkan.

"Nyawa yang ada pada manusia akan merekam segala sesuatu yang pernah diperbuat. Rekaman perkataan hingga perbuatan manusia tersebut tidak akan hilang atau rusak," katanya.

Baca: Gus Baha: Pencuri Sekalipun Diberi Harapan Dihapus Dosanya

Maka dari itu, dalam menjalani hidup harus berhati-hati dalam berkata-kata ataupun berbuat. Jangan sampai, sambungnya, dalam kehidupan manusia malah menjadi jejak rekaman yang buruk.

"Mari membuat jejak atau rekaman yang baik. Harus selalu ingat, dan memiliki bisa mengendalikan hawa nafsu. dimana pun kita berada dan apapun yang kita perbuat selalu diawasi," ungkapnya.
"Mari membuat jejak atau rekaman yang baik. Harus selalu ingat, dan memiliki bisa mengendalikan hawa nafsu. dimana pun kita berada dan apapun yang kita perbuat selalu diawasi," ungkapnya.Baca: 71 Pasangan Jepara Nikah Massal, Gus Muwafiq Bilang BeginiJika hal tersebut tak dilakukan, tanpa disadari hidup di dunia bisa menjadi ajang pengumpulan atau investasi dosa. Maka jangan sampai hal tersebut terjadi."Kunci dasarnya syukur dan jangan menuruti nafsu, apalagi terhadap barang yang haram dan tidak bisa ditata dengan baik," ujarnya.Selain itu, manuaia harus menjadikan Alquran sebagai pedoman dan mengikuti ajaran nabi, hingga para ulama untuk selalu berbuat kebaikan. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler