Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Beredar kabar tragedi bentrok antara kelompok pemuda di kompleks Pasar Gandu, Desa Bendanpete, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara yang menewaskan satu orang, Minggu (15/5/2022) malam, terjadi setelah nonton pentas musik dangdut di RM Bambu Wulung, Kabupaten Kudus.

Saat dikonfirmasi MURIANEWS, Pengelola RM Bambu Wulung Kudus, Kharirotus Sa'adah menampik hal tersebut. Menurutnya dangdut yang digelar di restonya saat itu digelar tertutup dan untuk kalangan terbatas.

"Ada dangdut memang tapi tidak ada miras, tidak ada pertengkaran sama sekali. Disini (RM Bambu Wulung) kondusif tidak ada apa-apa. Karyawan juga menyaksikan kalau kondusif," katanya, saat dihubungi melalui telepon, Senin (16/5/2022).

Baca: Konflik Dua Desa Hingga 1 Tewas, Saksi Mata: Korban Dipukul Batu Sebelum Digorok

Pihaknya juga menyebut tidak akan menerima jika ada acara musik jika dibarengi dengan minum-minuman keras. Di tempatnya, juga sudah diberi peringatan untuk tidak membawa minuman keras.

"Panitia juga sudah saya klarifikasi. Bilangnya, ’bu mohon maaf bukan teman kami, yang ditempatnya ibu aman’," ujarnya.Lebih lanjut, acara dangdut di restonya tersebut, hanya diikuti 50-an peserta, itupun yang datang hanya kalangan keluarga penyelenggara.Baca: Usai Bentrokan Berdarah, Wilayah di Jepara ini Dijaga Ketat"Pesan makannya itu untuk 70 orang, tapi yang datang sekitar 50-an, sisanya crew. Yang datang itu ada juga ibu-ibu, anak-anak,  ada pemuda-pemuda, itu acaranya mulai jam 13.00 WIB itu ada sambutan halalbihalal dulu. Dangdutnya malah tidak ada dua jam, jam 4 sore sudah selesai," jelasnya.Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler