Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Sejumlah koleksi di Museum Kretek Kudus dikaji kembali. Kajian benda-benda yang mengulik sejarah kretek tersebut dilakukan bekerja sama dengan Museum Ronggowarsito Semarang, Senin-Selasa (30-31/5/2022).

Barang-barang sejarah yang dikaji seperti botol, alat giling sigaret kretek tangan (SKT) hingga corong pembuatan rokok.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Kretek dan Taman Budaya Yusron mengatakan, pengkajian koleksi benda sejarah di Museum Kretek ini dilakukan untuk mengulik informasi dari barang sejarah kretek.

Apalagi selama ini, di barang-barang koleksi yang dikaji itu masih minim informasi saat di display di museum kretek.

"Jadi selama ini masih minim informasi, hanya menjadi koleksi yang didisplay dan diperlihatkan kepada pengunjung. Belum tau sejarah detail dan " katanya, Selasa (31/5/2022).

Baca: Museum Kretek Tengah Cari Kereta Kencana Koleksi Pabrik Rokok KudusPihaknya berharap, setelah dilakukan pengkajian tersebut informasi dari benda koleksi Museum Kretek bisa digali lebih dalam. Sehingga masyarakat yang melihat koleksi benda sejarah tersebut bisa mengetahui informasi yang di dalamnya."Seperti sejarah dari tahun berapa, dan informasi yang lain bisa lebih detail. Dan informasinya bisa disebarluaskan kepada khalayak luas," ujarnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler