Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Sejumlah koleksi di Museum Kretek Kudus dikaji kembali. Kajian benda-benda yang mengulik sejarah kretek tersebut dilakukan bekerja sama dengan Museum Ronggowarsito Semarang, Senin-Selasa (30-31/5/2022).
Barang-barang sejarah yang dikaji seperti botol, alat giling sigaret kretek tangan (SKT) hingga corong pembuatan rokok.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Kretek dan Taman Budaya Yusron mengatakan, pengkajian koleksi benda sejarah di Museum Kretek ini dilakukan untuk mengulik informasi dari barang sejarah kretek.
Apalagi selama ini, di barang-barang koleksi yang dikaji itu masih minim informasi saat di display di museum kretek.
"Jadi selama ini masih minim informasi, hanya menjadi koleksi yang didisplay dan diperlihatkan kepada pengunjung. Belum tau sejarah detail dan " katanya, Selasa (31/5/2022).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Kajian benda-benda sejarah di Museum Kretek Kudus. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Sejumlah koleksi di Museum Kretek Kudus dikaji kembali. Kajian benda-benda yang mengulik sejarah kretek tersebut dilakukan bekerja sama dengan Museum Ronggowarsito Semarang, Senin-Selasa (30-31/5/2022).
Barang-barang sejarah yang dikaji seperti botol, alat giling sigaret kretek tangan (SKT) hingga corong pembuatan rokok.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Kretek dan Taman Budaya Yusron mengatakan, pengkajian koleksi benda sejarah di Museum Kretek ini dilakukan untuk mengulik informasi dari barang sejarah kretek.
Apalagi selama ini, di barang-barang koleksi yang dikaji itu masih minim informasi saat di display di museum kretek.
"Jadi selama ini masih minim informasi, hanya menjadi koleksi yang didisplay dan diperlihatkan kepada pengunjung. Belum tau sejarah detail dan " katanya, Selasa (31/5/2022).
Baca: