Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Puluhan sekolah dasar (SD) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, belum mendapatkan jatah chromebook dan alat digitalisasi penunjang pembelajaran lainnya. Saat ini sudah ada 294 dari 397 SD negeri di Kudus yang sudah mendapat paket tersebut.

Sehingga masih ada 80 SD yang belum mendapatkan. Paket digitalisasi yang diberikan itu berupa chromebook, LCD Proyektor, hingga router jaringan.

Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus menyebut tengah mengusulkan agar puluhan SD di Kudus bisa mendapatkan alat digitalisasi penunjang pembelajaran yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) pusat di tahun 2023 mendatang.

Kasi Sarana Prasana Disdikpora Kudus Anggun Nugroho mengatakan, pihaknya telah mengajukan keseluruhan SD di Kudus untuk mendapatkan paket alat digitalisiasi tersebut. Hanya saja, memang yang sudah disetujui oleh pusat baru ada 294 SD.

"Sekitar 80 SD negeri yang belum dapat paket digitalisasi seperti chromebook. Beberapa sekolah juga ada yang sudah dapat chromebook di tahun 2020 dan tahun 2021," katanya, Jumat (10/6/2022).

Baca: Puluhan Guru di Kudus Diajari Cara Pakai Chromebook

Ia menjelaskan, pada pekan ini, pihaknya telah mulai melakukan pendataan dan  mengusulkan puluhan sekolah tersebut untuk mendapat alat digitalisasi yang bersumber dari DAK pusat tahun 2023.

Meski demikian, pihaknya tak bisa memastikan apakah SD yang diusulkan tersebut akan mendapatkan semua atau tidak.
Meski demikian, pihaknya tak bisa memastikan apakah SD yang diusulkan tersebut akan mendapatkan semua atau tidak."Sudah mulai kami usulkan, terakhir tanggal 3 Juli 2022 nanti.Tapi realisasinya berapa nanti kebijakan dari pusat," ucapnya.Diberitakan sebelumnya, sebanyak  294 SD di Kudus telah mendapatkan alat digitalisasi. Setiap sekolah, masing-masing mendapatkan 15 unit laptop chromebook.Selain itu, masing-masing sekolah juga mendapatkan paket alat digitalisi penunjang lain, seperti konvertor type C-HDMI, satu unit LCD proyektor, dan satu unit router jaringan internet.Guru-guru juga sudah mulai diberi pelatihan cara pengoperasian chromebook yang ada dalam paket tersebut.Pengadaan sejumlah sarana prasarana digitalisasi itu berasalkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 dari pemerintah pusat sebesar Rp 34 miliar. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler