Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus — Sebuah truk gandeng pelat nomor S 9373 UZ menabrak tiang papan reklame di Jalan Kudus-Pati, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (13/6/2022) dini hari. Akibatnya kepala truk itu pun hancur.

Truk yang mengangkut bahan pakan ternak (SBM) dari Surabaya menuju Semarang itu, ringsek parah setelah menabrak tiang papan reklame berukuran besar.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sang sopir Yusuf Eko Prasetyo dan Ari pengawal ekspedisi selamat.

Hanya terdapat sedikit luka lecet di bagian kepala akibat terkena serpihan kaca truk yang hancur.

Kejadian berawal saat truk tersebut melaju dari arah timur. Setelah melewati lampu merah Bulung tiba-tiba truk gandeng tersebut oleng ke kiri dan menabrak tiang papan reklame yang ada di sebelah barat jalan masuk Pasar Jekulo.

Kecelakaan tesebut terjadi sekitar pukul 02.05 WIB. Kecelakaan tersebut terjadi diduga lantaran sang sopir mengantuk.

”Penyebabnya itu sopir ngantuk," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Kudus Ipda Firman Abit Prasetya saat ditemui di lokasi kejadian.

Baca: Tabrakan dengan Bus Trans Semarang, Pengendara Motor Meninggal
Baca: Tabrakan dengan Bus Trans Semarang, Pengendara Motor MeninggalSejumlah polisi lalu lintas, juga terlihat sudah di lokasi membantu proses evakuasi. Ada pula, sejumlah personel yang mengurai kepadatan lalu lintas, pasalnya akibat kecelakaan tersebut lalu lintas sempat padat merayap hingga sejauh hampir dua kilometer.”Gandengannya sudah dilepas dan dievakuasi ke lapangan evakuasi laka. Tinggal menunggu evakuasi truk bagian depan karena ini as rodanya juga patah," ucapnya.Sementara Tyo sapaan akrab sopir truk mengaku, usai berjalan melewati lampu merah, serasa jalanan hanya terasa gelap. Tiba-tiba, ia baru sadar setelah diteriaki rekannya yang mengawal ekspedisi.Padahal, tak lama sebelum kecelakaan, yang bersangkutan sempat istirahat makan dan tidur terlebih dahulu.”Tiba-tiba oleng ke kiri dan sudah nabrak tiang. Saya tidak apa-apa hanya lecet kena serpihan dan benturan," ujarnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler