Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Siswa baru SMPN 5 Kudus dikenalkan mengenal literasi pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (11/7/2022) hari ini. Mereka juga mempraktikkan cara menulis untuk memperkuat literasi yang benar.

Kepala SMP 5 Kudus Abdul Rochim, mengatakan ada 246 siswa baru di sekolahnya. Ia menyebut, SMPN 5 Kudus dikenal sebagai sekolah literasi yang sudah menghasilkan berbagai macam buku baik dari guru ataupun siswa.

”Para siswa membuat berbagai karya literasi seperti cerita pendek (cerpen) hingga puisi. Itu juga untuk menyonsong kurikulum merdeka," katanya, Senin (11/7/2022).

Karya siswa tersebut, sambung dia, ditempelkan majalah dinding (mading) kelas. Sehingga siswa lain, juga bisa melihat dan mempelajari dari masing-masing karya siswa.

Lebih lanjut ia menyebut, para siswa baru juga diperkenalkan tentang profil sekolah dan pengenalan pembelajaran sekolah.

Baca: Pendaftaran Diperpanjang, SMPN 3 Bae Kudus Tetap Kekurangan Siswa

Selain itu, mereka dikenalkan tentang ekstrakulikuler hingga ruang kelas di sekolah yang memiliki ciri perbedaan warna ruang kelas yang berbeda-beda.”Mereka juga kami beri waktu untuk berkenalan antarsiswa baru. Untuk kelas, sengaja kami cat dengan warna berbeda-beda, agar lebih mudah mengetahui tujuan gedung kelas. Misal kelas 7a itu gedung hijau lantai dua. Ada juga gedung ungu, merah jambu, oranye, dan sebagainya," ucapnya.Salah seorang siswa baru Andini Putri Natasha mengatakan, mengenal literasi menjadi pengalaman baru baginya. Di kesempatan ini, ia memilih membuat puisi yang berjudul ”Desaku”.”Memang sengaja menulis karya puisi desaku, karena terinspirasi dengan desa. Puisi saya inspirasi sendiri," kata siswa asal Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler