Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus — Siswa baru SMPN 4 Kudus diajari cara berkurban. Hal tersebut, masuk dalam materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Selasa, (12/7/2022).

Diketahui tahun ini, SMPN 4 Kudus menyembelih dua ekor kerbau dan tiga ekor kambing untuk kurban.

Kepala SMP 4 Kudus Dedi Triaprianto mengatakan, salah satu kegiatan MPLS di hari kedua di SMP sekolah tersebut yakni memberikan pengetahuan tentang cara berkurban bagi siswa.

”Siswa melihat juga membantu proses penyembelihan kurban," katanya, Selasa (12/7/2022).

Ia menjelaskan, pembelajaran penyembelihan kurban tersebut diberikan kepada siswa baru sebagai salah satu upaya penguatan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila. Dari mulai dari proses awal mengikat hewan kurban hingga pemotongan akhir untuk didistribusikan dijadikan pembelajaran siswa.

”Siswa belajar penyembelihan hewan kurban dari cara mengikat, saat menyembelih, hingga tahap akhir memotong daging. Setidaknya ada gambaran nyata dari praktik yang dilakukan oleh profesional," ungkapnya.
”Siswa belajar penyembelihan hewan kurban dari cara mengikat, saat menyembelih, hingga tahap akhir memotong daging. Setidaknya ada gambaran nyata dari praktik yang dilakukan oleh profesional," ungkapnya.Baca: Santri Putri di Ponpes di Kudus Ini juga Diajari Nyembelih KurbanMenurutnya hewan yang disembelih tersebut merupakan kurban dari para guru dan siswa. Hasilnya, akan didistribusikan ke warga sekolah, hingga masyarakat sekitar.”Distribusinya nanti ke warga sekolah sendiri, utamanya siswa yang kurang mampu, warga sekitar sekolah, dan ketika masih ada, nanti kami salurkan ke panti asuhan. Pendistribusian juga akan melibatkan siswa," pungkasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler