Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Beredar sebuah video yang memperlihatkan oknum Satpol PP di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menertibkan badut dengan cara menendang saat akan dimasukkan ke mobil patroli.

Aksi satpol PP saat merazia badut tersebut terekam kamera warga dan beredar viral di media sosial, Kamis (22/7/2022) malam.

Dalam video amatir yang direkam warga berdurasi sembilan detik itu, terlihat sejumlah petugas Satpol PP tengah merazia badut tersebut.

Ada petugas yang berada di atas mobil patroli, ada juga tiga petugas yang turun dari mobil dan berupaya untuk menaikkan badut yang dirazia.

Saat itu terlihat satu petugas memegangi badut tersebut dan mencoba mengangkatnya ke atas mobil patroli. Namun, nampak ada petugas Satpol PP lain yang terlihat mendorong badut tersebut agar mau masuk ke mobil dengan menggunakan telapak kaki.

Baca: Tanggapan Satpol PP Kudus soal Anggotanya Tendang Badut

Saat dikonfirmasi, Kasi Operasi dan Pengendalian pada Satpol PP Kabupaten Kudus Zaenuri membenarkan video patroli yang beredar tersebut dilakukan oleh petugas Satpol PP Kudus di sekitar traffic light, Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Kamia (21/7/2022) malam.

Baca: Satpol PP Pati Razia Karaoke Berkedok Warung
Baca: Satpol PP Pati Razia Karaoke Berkedok WarungRazia tersebut dilakukan upaya menertibkan peraturan daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2017 tentang penanggulangan pengemis, gelandangan, dan anak jalanan.”Patroli razia PGOT itu tadi malam sekitar pukul 19.00 WIB," katanya, Jumat (22/7/2022).Baca: Menanti Babak Baru PS Glow dan MS Glow yang ViralIa menjelaskan, insiden video yang beredar tersebut terjadi saat badut tersebut melakukan perlawanan saat petugas tengah melakukan penertiban dan akan dinaikkan ke atas mobil patroli. Sehingga, dari situ memang terjadi kontak fisik antara petugas dan badut tersebut."Ada perlawanan badut, namanya perlawanan  tidak mau naik. Sehingga mengakibatkan kontak fisik. Tapi tidak ada adu fisik itu tidak. Itu juga tidak yang luka," jelasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler