Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Taget pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah saat ini telah mencapai 52 persen. Tahun 2022 ini sektor wisata di Kudus ditarget menyumbang sebesar Rp 3,54 miliar.

Sementara hingga enam bulan di tahun 2022 ini, telah mencapai Rp 1,85 miliar.

Melihat hasil yang sudah dicapai tersebut membuat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus optimistis mampu meraih target retribusi wisata hingga akhir tahun 2022 nanti.

”Ketika kami diberi target itu untuk wisata kami optimistis bisa meraihnya. Karena kami yakin, setelah wisata dibuka kembali itu akan lebih ramai lagi. Apalagi melihat kondisi sekarang, terlihat aktivitas pariwisata sudah bangkit kembali," kata Plt Kepala Disbudpar Kudus Mutrikah, Rabu (27/7/2022).

Baca: Info Bagi Warga Kudus, Ini Cara dan Biaya Perpanjang SIM Online

Untuk meraih realisasi target di tahun 2022 ini, sambung dia, tidak serta merta semudah yang dibayangkan. Perlu adanya berbagai upaya untuk membuat pariwisata di Kudus bisa semakin dinikmati oleh khalayak luas.
Untuk meraih realisasi target di tahun 2022 ini, sambung dia, tidak serta merta semudah yang dibayangkan. Perlu adanya berbagai upaya untuk membuat pariwisata di Kudus bisa semakin dinikmati oleh khalayak luas.”Upaya kami dengan menciptakan pelayanan yang baik di sektor wisata. SDM juga ditata agar lebih profesional. Intinya unsur Sapta Pesona seperti keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan harus dijaga di destinasi wisata," jelasnya.Tak hanya itu, pihaknya kini juga tengah gencar melakukan promosi."Promosi juga harus tetap dilakukan agar masyarakat itu mengenal wisata di Kudus, dan tertarik untuk mengunjunginya. Otomatis itu nanti juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat atau UMKM yang ada disekitar tempat wisata," ungkapnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler