Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pentas teater dengan lakon ”jeritan-Jeritan Kebisuan” digelar di Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK), Kamis, (29/7/2022) malam.

Teater bertajuk KuPen (kudune pentas) itu digelar Teater Tigakoma Universitas Muria Kudus (UMK) sebagai bentuk rindu setelah akibat pandemi Covid-19 pentas teater sangat jarang digelar.

Pentas teater tersebut diperankan oleh sembilan personel. Mereka terlihat sangat mendalami masing-masing perannya.

Jeritan-Jeritan kebisuan menceritakan peran seorang wanita yang terkucilkan dari lingkungan sekelilingnya.

Perempuan tersebut, merasa depresi dengan lingkungan sosial sekitarnya dan selalu berpikir lebih tentang cemooh-cemooh orang di sekitarnya.

”Ceritanya tentang kejahatan mental, di mana ada seorang yang terlalu memikirkan celotehan dari orang sekitarnya. Merasa terbebani dengan lingkungan sosialnya," kata Nuwanda Johan Setiawan penulis naskah teater, Jumat (29/7/2022).

Baca: Teater Cantik itu Luka UMK Kudus Sukses Pukau Penonton
Baca: Teater Cantik itu Luka UMK Kudus Sukses Pukau PenontonCerita tersebut dipilih lantaran, masih banyak kejadian serupa yang ditemui dilingkungan sekitar. Menurutnya, masih banyak pribadi yang merasa tertekan dengan lingkungan sosialnya namun tidak bisa melampiaskannya.”Orang itu diam, tapi dalam hati menjerit merasa tertekan. Ada sembilan personel yang menjadi aktor dalam pentas teater tersebut," ucapnya.Sementara Ketua Panitia Sinta Haryani menjelaskan, pentas tersebut dalam rangka memperingati HUT Tigakoma yang ke-16. Kemudian, pentas tersebut dilakukan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa baru di bidang pementasan teater.”Pentas ini juga untuk mengasah skill pementasan mahasiswa baru yang ikut dalam teater. Ada 20 mahasiswa baru," ujarnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler