Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus –Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Eddy Omar Sharif menanggapi adanya dugaan praktik jual-beli remisi yang terjadi di lembaga permasyarakatan beberapa tahun terakhir.

Tanggapan tersebut diberikan Wamenkumham saat berkunjung ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kudus, Kamis (4/8/2022).

Menurutnya, tentang isu jual beli remisi tersebut hanya sebatas dugaan semata. ”Itu kan baru dugaan saja. Semua orang pasti bisa menduga," ujarnya.

Kemenkuham sendiri, sambung dia, akan mengawasi tentang prosedur remisi dengan ketat.

Sehingga, pihaknya memastikan tidak akan ada praktik jual-beli remisi yang bisa dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

”Semua saya kira akan diawasi dengan baik, dan tidak semudah itu (jual-beli remisi, red). Kami juga punya SOP dari direktorat permasyarakatan yang cukup ketat," jelasnya.

Baca: Pujian Wamenkumham untuk Rutan Kudus: So Far, So GoodDi Rutan Kudus, pria yang akrab disapa Eddy Hiariej tersebut berkeliling ke sejumlah ruang. Mulai ruang tahanan napi, hingga ruang kunjungan virtual yang digunakan narapidana untuk berkomunikasi di jam kunjungan bersama keluarganya.Tak hanya itu Wamenkumham juga mengunjungi ruang pembinaan kreativitas narapidana.Wamenkumham mengatakan, kedatangannya ke Rutan Kudus untuk memantau langsung pelayanan dan pembinaan yang dilakukan di Rutan Kudus. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler