Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS,Kudus – Nanda Fatimatuz Zahro mahasiswi cantik Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muria Kudus (UMK) berhasil meraih juara dalam Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jateng 2022 di Universitas Pancasakti Tegal, Sabtu (27/8/2022).

Gelar juara tersebut berhasil diraih perempuan yang akrab disapa Nanda tersebut dalam kategori pembacaan puisi.

Nanda berhasil menjadi yang terbaik dan mengalahkan 39 mahasiswa dari universitas lain di Jawa Tengah. seperti Universitas Diponegoro, Universitas Dian Nuswantoro, hingga, Universitas Negeri Semarang.

Nanda mengaku sangat senang bisa mengikuti dan berhasil menjadi yang terbaik dalam kategori pembacaan puisi di perlombaan tersebut.

Alhamdulillah senang sekali bisa berkesempatan untuk mengikuti lomba Peksimida ini, karena memang sudah cita-cita sejak dulu untuk mengikuti lomba ini, katanya, Senin (29/8/2022).

Baca: UMK Kudus Siapkan Program Mahasiswa Asing

Dalam lomba tersebut, para peserta diminta untuk membacakan puisi yang berbeda, di mana satu di antaranya merupakan puisi wajib dan pilihan peserta. Puisi berjudul 'Ke Pelabuhan' karya Toeti Heraty menjadi puisi yang wajib dibacakan.
Dalam lomba tersebut, para peserta diminta untuk membacakan puisi yang berbeda, di mana satu di antaranya merupakan puisi wajib dan pilihan peserta. Puisi berjudul 'Ke Pelabuhan' karya Toeti Heraty menjadi puisi yang wajib dibacakan.”Puisi karya Toeti Heraty ini memiliki makna tentang esensi kehidupan serta kegelisahan yang dikeluarkan leaat kesimpulan dan bermuara pada pertanyaan," ucapnya.Sedangkan puisi yang menjadi pilihan Nada yakni 'Di Pemakaman' yang merupakan karya Sapardi Djoko Damono. Menurutnya puisi tersebut mengangkat tema kesedihan antara kehidupan dan kematian.”Memiliki tema religuitas kesadaran kematian kepada tuhan," ucapnya.Sebagai informasi, Peksimida Jawa Tengah ini diselenggarakan oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Jawa Tengah dan merupakan rangkaian kegiatan menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksminas) XVI-2022. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler