Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, turun ke jalan menggelar aksi demo, Senin (12/9/2022). Aksi demo ini dilakukan untuk menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Mahasiswa melakukan aksi di depan Kantor Bupati Kudus di kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus.

Pantauan di lapangan mahasiswa dari berbagai organisasi di Kudus berkumpul jadi satu tumpah ruah di depan pendapa Kudus. Mereka menyampaikan sejumlah orasi tentang penolakan adanya kenaikan BBM.

Mereka juga membawa spanduk dengan berbagai tulisan orasi. Bahkan mereka juga membawa replika keranda mayat bertuliskan 'RIP Presiden'.

Bonek pocong juga dibawa dalam aksi demo itu.

”Tolak kenaikan BBM," bunyi salah satu tulisan orasi yang dibawa mahasiswa.

Baca: Geruduk Kantor DPRD DIY, Ojol Yogyakarta Tolak Kenaikan Harga BBM

”Sing Penting Joget, rasah mikir rakyat” tulis spanduk lain.”Hidup di negeri neraka," bunyi.”Dan hari ini kawan kawan turun ke jalan, untuk memberikan kartu merah ke pemerintah, untuk  kita menolak kenaikan BBM," kata salah seorang orator aksi.Setelah melakukan orasi di Pendapa Kabupaten Kudus, mereka melanjutkan konvoi untuk melakukan aksi di depan gedung DPRD Kudus.Aparat dari kepolisian mengawal aksi demo tersebut agar berlangsung tertib, dan tidak terjadi Tindakan-tindakan yang tidak diinginkan. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler