Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 10 ribu santri di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengikuti apel Hari Santri 2022 yang digelar di Alun-Alun Simpang Tujuh, Kudus, Sabtu (22/10/2022). Ribuan santri dari unsur pondok pesantren, siswa, hingga ormas Islam ini sangat antusias mengikuti apel tersebut.

Tidak hanya diikuti oleh para santri, tetapi juga masyarakat umum, kepala daerah, TNI/Polri, pegawai negeri sipil (PNS), dan tokoh masyarakat.

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan Hari Santri kali ini mengangkat tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan. Selama ini satri selalu terlibat aktif dalam setiap fase sejarah perjalanan di Indonesia.

”Ketika Indonesia memanggil, santri tidak pernah mengatakan tidak. Santri dengan berbagai latar belakangnya siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara," kata Hartopo saat membacakan sambutan Menteri Agama, saat apel, Sabtu (22/10/2022).

Dalam kesempatan tersebut, sekilas kiprah para santri saat Indonesia masih dijajah juga diceritakan. Catatan sejarah yang ada menunjukkan jika santri dengan segala kemampuannya bisa menjadi apa saja.

”Santri hanya dengan bidang ilmu keagamaan saja tidaklah tepat. Santri saat ini sudah merambah ke berbagai bidang profesi, memiliki keahlian bermacam-macam, bahkan mereka menjadi pemimpin negara," sambungnya.
”Santri hanya dengan bidang ilmu keagamaan saja tidaklah tepat. Santri saat ini sudah merambah ke berbagai bidang profesi, memiliki keahlian bermacam-macam, bahkan mereka menjadi pemimpin negara," sambungnya.Baca: Wapres Ma`ruf Amin Ungkap Tiga Doktrin yang Dipegang Teguh SantriMeski demikian, namun santri tidak bisa melupakan tugas utamanya, yakni menjaga agama. Sebagai santri, juga harus selalu mengedepankan nilai-nilai agama dalam setiap perilakunya.”Bagi santri, agama adalah mata air yang selalu mengalirkan inspirasi-inspirasi untuk menjaga dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan," imbuhnya.https://youtu.be/JHWVFI4jZfIReporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler