Bupati Kudus Ajak Santri Jadi Pelopor Toleransi dan Anti Radikalisme
Yuda Auliya Rahman
Sabtu, 22 Oktober 2022 12:12:11
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo mengingatkan kepada santri-santri di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah untuk meneruskan perjuangan para kiai atau ulama terdahulu. Bertepatan dengan Hari Santri 2022 ini pihaknya berpesan agar santri bisa menjadi pelopor toleransi dan antiradikalisme.
Terlebih, saat ini toleransi yang terbangun di Kudus sudah sangat baik. Berbagai kelompok lintas agama dan etnis sudah berbaur dengan kerukukanan yang sangat baik.
”Santri harus bisa merawat itu semua. Meneruskan perjuangan santri terdahulu yang menjadi bagian dari kemerdekaan, dengan cara menjaga dan menjadi pelopor toleransi," katanya usai memimpin upcara Hari Santri, Sabtu (22/10/2022).
Apalagi, masih adanya ancaman-ancaman dari paham radikalisme harus menjadi salah satu yang diperhatikan. Peran santri yang strategis, juga perlu adanya penguatan-penguatan kebangsaan yang harus tetap dilakukan.
”Peran strategis yang dimiliki para santri harus dijalankan dengan baik, dengan edukasi yang harus dilakukan untuk bisa menjaga bangsa. Menangkap informasi juga harus selektif, di cek dulu kebenarannya," ungkapnya.
Baca: 10 Ribu Santri di Kudus Antusias Ikuti Apel Hari Santri
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Bupati Kudus HM Hartopo. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo mengingatkan kepada santri-santri di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah untuk meneruskan perjuangan para kiai atau ulama terdahulu. Bertepatan dengan Hari Santri 2022 ini pihaknya berpesan agar santri bisa menjadi pelopor toleransi dan antiradikalisme.
Terlebih, saat ini toleransi yang terbangun di Kudus sudah sangat baik. Berbagai kelompok lintas agama dan etnis sudah berbaur dengan kerukukanan yang sangat baik.
”Santri harus bisa merawat itu semua. Meneruskan perjuangan santri terdahulu yang menjadi bagian dari kemerdekaan, dengan cara menjaga dan menjadi pelopor toleransi," katanya usai memimpin upcara Hari Santri, Sabtu (22/10/2022).
Apalagi, masih adanya ancaman-ancaman dari paham radikalisme harus menjadi salah satu yang diperhatikan. Peran santri yang strategis, juga perlu adanya penguatan-penguatan kebangsaan yang harus tetap dilakukan.
”Peran strategis yang dimiliki para santri harus dijalankan dengan baik, dengan edukasi yang harus dilakukan untuk bisa menjaga bangsa. Menangkap informasi juga harus selektif, di cek dulu kebenarannya," ungkapnya.
Baca: