Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah saat ini memiliki Galeri Kaligrafi Indonesia Al-Quds. Galeri kaligrafi yang menyimpan berbagai macam karya kaligrafi karya seniman-seniman kaligrafi di Kudus itu, berada di Museum Jenang Kudus.

Galeri kaligrafi tersebut diresmikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen atau yang akrab disapa Gus Yasin, Rabu (22/10/2022).

Dari pantauan Murianews, sejumlah karya kaligrafi dipamerkan dalam ruangan khusus. Kaligrafi yang ditampilkan, ada berupa lukisan dua dimensi, tiga dimensi, hingga kaligrafi yang terbuat dari kayu berukuran besar.

Gus Yasin saat meresmikan cukup tercengang melihat karya-karya kaligrafi yang dipamerkan di galeri tersebut.

Menurutnya, galeri kaligrafi tersebut bukan sebuah galeri biasa. Terlebih, peresmiannya bertepatan dengan Hari Santri 2022.

Baca: Kaligrafi Buatan Terpidana Kasus Bom Bali I Curi Perhatian Stafsus Menkumham

Dari awal, konsep yang dipilih memang sangat kental kearifan lokal, dan budaya. Galeri yang ada di Museum Jenang tersebut juga menggambarkan adanya toleransi yang sangat kental.

”Apalagi di depan ada asmaul husna yang mengingatkan kita dalam menjalani hidup di tengah-tengah masyarakat. Harapan saya, galeri ini bisa terus dikembangkan," katanya, Sabtu (22/10/2022).

Muhammad Hilmy, Direktur Utama Mubarokfood Cipta Delicia menjelaskan, di Kudus  memiliki potensi santri yang berkembang di bidang kaligrafi yang perlu digali. Sehingga pihaknya ingin memberikan wadah agar karya kaligrafi yang mereka buat bisa dilihat oleh masyarakat luas.Sesuai temanya yakni 'Maha Karya Mendunia Putra Kudus', kaligrafi yang ditampilkan merupakan karya kaligrafer asli Kudus. Yakni HM Noor Aufa Shiddiq, H Mohammad Assiry Jasri, Tumudzy Elfais, Ali Rohman, H.M Noor Syukron, dan H Hambali Mahmud.”Mereka sudah sering juara kaligrafi, dan sering menjadi juri MTQ bidang khat. Prestasinya, nasional, ASEAN, hingga internasional," ujarnya.Baca: Kaligrafi Indah Karya Pelukis Kudus Ini Ramah di KantongLebih lanjut, ia menyebut galeri kaligrafi yang dibuatnya ini juga bisa menjadi pemantik generasi muda untuk mewarisi kesenian kaligrafi. Sehingga seni kaligrafi di Kudus bisa semakin bangkit dan meluas.”Gudang seni kaligrafi di Kudus dengan adanya galeri ini semoga bisa lebih mendunia. Dan generasi muda juga bisa lebih tertarik dengan seni kaligrafi," ungkapnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler