Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kini kondisi sang bayi maupun ibu dalam kondisi sehat, setelah saat kejadian dilakukan penanganan pertama oleh Puskesmas Rejosari.

Kepala Puskesmas Rejosari dr Isna Noor Khilda membenarkan hal tersebut. Petugas puskesmas yang menjadi bidan desa setempat langsung melakukan pertolongan pertama usai mendapat kabar adanya peziarah yang melahirkan itu.

Proses kelahiran ini lebih cepat dari hari perkiraan lahir (HPL) yakni pada Desember 2022.

”Usia kehamilan masih 32 pekan. Bayinya laki-laki, baik bayi atau ibu dalam kondisi sehat, lahir sekitar pukul 08.00 WIB. Bayinya saat lahir juga nangisnya kenceng, berat badanya 2,7 kilogram," katanya, Sabtu (26/11/2022).

Baca: Peziarah Asal Lampung Meninggal Saat Mau Salat di Masjid Sunan Muria

Ia menjelaskan, saat itu yang bersangkutan usai berziarah, baik naik ataupun turun dari Makam Sunan Muria menggunakan jasa ojek.

Setelah berada di Kawasan Terminal Wisata, yang bersangkutan tengah buang air kecil. Namun, saat itu, ketubannya pecah.
Setelah berada di Kawasan Terminal Wisata, yang bersangkutan tengah buang air kecil. Namun, saat itu, ketubannya pecah.”Setelah itu teriak manggil-manggil kakaknya, saat itu juga adek bayinya lahir," ucapnya.Baca: Ziarah Sunan Muria Wajib Coba Pecel Pakis, Ini KhasiatnyaLebih lanjut, penanganan pertama untuk bayi ataupun ibu bayi juga sudah dilakukan. Namun saat itu, plasenta yang menempel pada rahim, belum bisa keluar.”Jadi harus kami rujuk ke rumah sakit. Saat ini, bayi dan ibu bayi berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudus," jelasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News