Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Eric, Ketua Kudus Blues Family yang juga penyelenggara acara mengatakan, seluruh band pendukung sudah siap untuk tampil dengan kemampuan terbaiknya untuk menyukseskan acara tersebut.

Meski bertajuk Muria Blues Festival, sambung Eric, acara ini bukan hanya menampilkan musik blues semata. Namun, juga menggandeng musisi genre lain, seperti jazz, reggae, hingga rock.

”Ini untuk menunjukkan bahawa musik blues adalah genre musik universal yang bisa dikolaborasikan dengan semua genre musik modern yang berkembang saat ini," katanya, Sabtu (26/11/2022).

Setidaknya, ada sembilan grup band di Muria Raya yang akan tampil. Yakni Blues Jam, Riverside Blues, Revolver, Dc Band, Rsp Band, Valerie Genk, Kretek Rasta, Ela-elu, dan Focusplay.

”Mereka sudah siap untuk tampil di acara yang mengusung tema 'Ngeblues Sidji, Ngeblues Kabeh,' ini," ujarnya.

Sementara Valerie Yudistira Pramudya, Owner Sidjicoffe menyampaikan, even Muria Blues Festival ini untuk membangkitkan kembali kreativitas pegiat musik di  Kudus. Persiapan sudah seratus persen dilakukan, tak terkecuali, doorpize dari Sidjicoffe untuk tiga orang pengunjung dengan penampilan paling 'Ngeblues'.
Sementara Valerie Yudistira Pramudya, Owner Sidjicoffe menyampaikan, even Muria Blues Festival ini untuk membangkitkan kembali kreativitas pegiat musik di  Kudus. Persiapan sudah seratus persen dilakukan, tak terkecuali, doorpize dari Sidjicoffe untuk tiga orang pengunjung dengan penampilan paling 'Ngeblues'.”Saya senang dan sangat mendukung kegiatan ini sebagai salah satu gerakan ekonomi kreatif yang mengkolaborasikan musik, pariwisata dan seni budaya,” ucapnya.Acara ini, juga disupport penuh oleh Dinas Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Kudus hingga sejarawan. Tidak seperti pagelaran musik pada umumnya, Muria Blues Festival juga diisi dengan bincang budaya yang akan mengupas tentang Gunung Muria.Sejarawan Edi Supratno akan mengupas tentang Muria dalam kajian sejarah Gunung Muria “Muria Sebelum Muria”. Kemudian, Yit Prayitno Penulis dan Budayawan senior kudus ini akan mengisi dengan monolog “Mukiya Wuta Muria” dalam bahasa “Kudusan” dengan alunan gitar blues. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News