Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Renovasi pada rumah milik perempuan yang belum lama menjanda setelah suaminya meninggal ini, dilakukan atas kerja sama program Badan Amil Zakat Nasional (Baznaz) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus ini, dilakukan sudah dimulai sejak Rabu (2/11/2022).

Proses renovasi dilakukan pada penggantian seluruh kontruksi pada atap, hingga perbaikan di tembok bagian belakang rumah yang kondisinya sudah rusak. Terlebih, atap rumah tersebut sudah cukup lama dalam kondisi tidak layak.

”Kondisi rumah ya ini, kayu atap lapuk, atap pada berlubang, kalau hujan bocor air langsung masuk. Sudah hampir sekitar 10 tahunan," kata Wahyuningsih, Jumat (2/11/2022).

Dirinya sendiri tak pernah membayangkan bahwa rumahnya akan direnovasi. Terlebih, sejak suaminya meninggal bulan kemarin, ia hanya bergantung pada pendapatan laundry yang dikerjakan di rumahnya yang berada di gang sempit itu.

Ia menyebut sangat kaget setelah mendapat kabar dari adiknya ada yang akan merenovasi rumah yang ditinggali dengan ketiga anaknya ini.

Alhamdulillah senang, tidak tahu awalnya kalau ada yang bantu. Tidak bisa ngomong banyak, terimakasih semua pihak yang sudah membantu saya," ujarnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Baca: Kades se-Kudus Kompak Saweran untuk Bedah Rumah Warga Miskin
Baca: Kades se-Kudus Kompak Saweran untuk Bedah Rumah Warga MiskinSementara Kajari Kudus Ardian mengatakan, renovasi rumah tersebut merupakan sinergitas yang dilakukan bersama Baznaz Kudus. Di luar tupoksinya, dirinya memang memiliki misi untuk menggandeng berbagai macam pihak untuk membantu orang yang membutuhkan bantuan.”Progam di luar tupoksi kami memang ingin mensinergikan Baznaz, Lazisnu, Lazismu untuk bergerak bersama membantu yang membutuhkan, seperti anak yatim hingga kaum dhuafa," ucapnya.Sejumlah organisasi yang juga bergerak di bidang kemanusiaan itu, didorong untuk berkolaborasi sehingga bisa lebih merata untuk orang-orang yang membutuhkan. Sehingga diharapkan juga masyarakat yang memang membutuhkan akan benar-benar terbantu.”Ini tengah pengumpulan data dan koordinasi. Dan awal yang sudah mulai berjalan membantu merenovasi rumah di Wergu Wetan ini," ucapnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler