Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jembatan yang menghubungkan antara Desa Setrokalangan, Kabupaten Kudus dengan Desa Kedungwaru Lor Kabupaten Demak itu masih belum beroprasi atau belum bisa dijadikan akses untuk mempersingkat perjalanan.

”Peresmiannya ditunda, saat ini belum bisa dilewati dulu," kata salah satu pengelola jembatan, Suwarno, Senin (5/12/2022).

Ia menyebut, penundaan dibukanya jembatan apung tersebut dikarenakan debit air sungai terus meninggi, hingga merendam jalan yang menuju jembatan apung. Sehingga proses finishing jalan menuju jembatan sedikit terkendala.

”Air tinggi sudah mulai Sabtu (3/12/2022) sore, tadi sore airnya juga sampai di tanggul besar dan ke jalan yang menuju jembatan. Jadi membuat terkendala," ucapnya.

Baca: Sekda Kudus Minta Pelajar yang Lewat Jembatan Apung Digratiskan

Meski demikian, menurutnya untuk pembangunan jembatan apung sebenarnya telah rampung dilakukan. Kabel listrik penerangan juga sudah mulai dipasang.

”Tapi masih nunggu merapikan jalan yang awalnya tanah itu, belum tahu nanti kapan bisa dilewati, rencananya pekan depan," ungkapnya.Diketahui, jembatan apung penghubung Kudus-Demak ini dibangun oleh investor dengan panjang 70 meter dan lebar 2,5 meter.Baca: Jembatan Apung Hubungkan Perbatasan Kudus-Demak di SetrokalanganRencananya jembatan apung tersebut bisa dilewati baik siang atau malam hari, terlebih, akan ada lampu penerangan yang dipasang di sepanjang jembatan. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler