Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Delapan sekolah tersebut meliputi SDIT Al Islam, MI Muhammadiyah Al Tanbih, MI NU Imaduddin,  SMP NU Al Ma'ruf, SMPN 1 Bae, SMPN 1 Jati, MTsN 1 Kudus, hingga SMAN 1 Kudus.

Penyerahan sertifikat penghargaan dari BPOM itu dilakukan di Hotel Grasia Semarang, Selasa (6/12/2022).

Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus Anggun Nugroho mengatakan, sekolah-sekolah itu lolos dan mendapat sertifikat setelah memiliki komitmen baik untuk mengimplementasikan program keamanan pangan.

Terlebih sebelumnya sekolah telah mendapatkan pelatihan langsung dari BPOM. Kemudian, barulah ada pendaftaran sekolah dengan PJAS dari BPOM yang dilakukan masing-masing sekolah

”Ini semua usaha dari sekolah. Kami di dinas hanya mendukung untuk administrasi yang dibutuhkan sekolah," katanya, Selasa (6/12/2022).

Lebih lanjut, proses intervensi dilakukan melalui sejumlah tahapan. Mulai dari advokasi lintas sektor, pemetaan kantin sekolah, sosialisasi dan bimbingan teknis keamanan pangan, monitoring pemberdayaan kader keamanan pangan sekolah hingga pemberian sertifikat.Sementara Kepala SMP NU Al-Maruf Kudus, Miftah mengaku sangat bersyukur dan bangga sekolahnya menjadi salah satu penerima penghargaan dan lolos mendapat sertifitkat PJAS aman ini.”Ini menjadikan kami lebih bersemangat untuk menjaga dan meningkatkan pengelolaan kantin sekolah agar selalu menjual jajan yang aman untuk dikonsumsi siswa," ucapnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler