Kerajinan dari Bonggol Jagung di Pati Bidik Pasar ASEAN
Yuda Auliya Rahman
Senin, 12 Desember 2022 11:09:40
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Mulai dari vas bunga, tempat tisu, kap lampu, bahkan ada yang dibuat menjadi keramik dari limbah bonggol jagung yang dikeraskan, hingga kalep jam tangan.
UKM yang memanfaakan bongggol jagung ini juga didamping Universitas Muria Kudus (UMK) untuk pengembangan produk. Budi Gunawan, dosen Fakultas Teknik UMK yang mendampingi UKM ini menegatakan, kerja sama pengembangan UKM sudah berjalan selama tiga tahun ini memanfaatkan hibah pengabdian masyarakat dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).
Ia menyebut produk kerajinan dari bonggol jagung ini telah menembus pasar ekspor. Bahkan, pihaknya memiliki target agar produk tersebut bisa menembus pasar ASEAN.
”Usaha menembus pasar ekspor alhamdulillah berhasil tercapai. Meski sementara ini masih bermitra dengan perusahaan furniture asal Semarang, yang mana pabrikan tersebut pasarnya sudah menjangakau mancanegara,” katanya, Senin (12/12/2022).
Baca: Aneh, Bonggol Pisang di Kudus Ini Panjangnya Sampai Tiga Meter
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



