Jembatan Apung Setrowaru Penghubung Kudus-Demak Bisa jadi Potensi Wisata
Yuda Auliya Rahman
Selasa, 13 Desember 2022 17:07:07
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Apalagi banyak masyarakat dari luar desa yang penasaran dan berdatangan hanya sekadar melihat jembatan apung yang sudah diresmikan pada Senin (12/12/2022).
Kepala Desa Setrokalangan, Didik Handono mengatakan, adanya pembangunan Jembatan Setrowaru juga bisa menjadikan prospek bagus untuk dikembangkan menjadi tempat wisata.
Terlebih dalam pantauannya mulai sebelum jadipun setiap sore atau libur sudah ada pengunjung luar desa yang berdatangan dan ingin tahu. Di lokasi sekitar jembatan tersebut masyarakat bisa berjualan dagangan seperti makanan, minuman, atau yang lain.
Terlebih, Jembatan Setrowaru ini bukan hanya unik saja dengan sistem drum yang ditata mengapung di atas air di Sungai Wulan. Namun juga, dicat warna-warni untuk memperindah desain jembatan.
Baca: Ini Tarif Melintas Jembatan Apung Kudus-Demak, Pelajar Gratis
Kemudian, ada sejumlah lampu yang sudah terpasang di tiang yang akan hidup menerangi jembatan tersebut saat malam hari.
”Otomatis bisa berdampak positif bagi perekonomian di desa kami. Prospeknya juga bagus untuk jadi wisata," katanya, Selasa (13/12/2022).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



