Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala SMP 1 Gebog Endang Siwi Ekoati mengatakan, gelar karya kali ini mengangkat tema kewirausahaan dan kearifan lokal. Ini merupakan implementasi proyek P5 yang diterapkan di Kurikulum Merdeka.

”Ini mengajarkan siswa untuk memiliki karakter yang baik, mulai keimanan dan ketakwaan, berakhlak mulia, berkebinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif," katanya, Sabtu (17/12/2022).

Meski belum menjadi Sekolah Penggerak, menurutnya SMP 1 Gebog harus tetap bergerak untuk mengembangkan pendidikan siswa dengan implementasi Kurikulum Merdeka yang digelar ini.

”Sebenarnya Kurikulum Merdeka untuk kelas 7 saja. Tapi ini kami libatkan semua siswa dari kelas 7-9 total ada 766 siswa," ungkapnya.

Gelar kaya ini, sebenarnya telah berlangsung mulai Kamis (15/12/2022). Siswa menampilkan berbagai macam kreativitas, mulai tilawah, rebana, band, karawitan, tari.
Gelar kaya ini, sebenarnya telah berlangsung mulai Kamis (15/12/2022). Siswa menampilkan berbagai macam kreativitas, mulai tilawah, rebana, band, karawitan, tari.Lalu di bidang olahraga ada pencak silat, karate, basket, voli, hingga sepakbola. Sementara kewirausahaan ada siswa yang berjualan dengan produk buatanya sendiri dengan bertemakan kearifan lokal.”Ada banyak makanan dan minuman produk siswa yang dijual di 24 stan yang bernuansa kearifan lokal. Harapannya anak-anak paling tidak tau jika jangan hanya mengandalkan lowongan kerja, tapi harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri," imbuhnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler