Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


”Sampai saat ini baru tercapai Rp 687 jutaan atau 95,31 persen dari target PAD Rp 721 juta," kata Yusron, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Museum dan Taman Budaya Kudus, Kamis (29/12/2022).

Sisa waktu di tahun 2022 yang tinggal beberapa hari lagi dan capaian yang masih kurang lima persen ini,  membuat Museum Kretek akan sulit untuk mencapai target.

Apalagi, sambung Yusron, melihat cuaca yang kurang mendukung membuatnya pesimis bisa mencapai target.

”Melihat situasi cuaca yang seperti ini memang sulit untuk mencapai target itu. Tapi setidak-tidaknya kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin meningkatkan pengunjung yang ada," ujarnya.

Baca: Pemkab Kudus Godok Aturan soal Wisatawan Wajib Kunjungi Museum Kretek

Di samping itu, kondisi yang saat ini masih pandemi memang belum bisa membuat pengunjung yang datang ke Museum Kretek kembali normal. Saat kondisi Natal kemarin saja, jumlah pengunjung yang datang menurun drastis dari biasanya.
Di samping itu, kondisi yang saat ini masih pandemi memang belum bisa membuat pengunjung yang datang ke Museum Kretek kembali normal. Saat kondisi Natal kemarin saja, jumlah pengunjung yang datang menurun drastis dari biasanya.”Libur Natal tahun ini hanya sekitar 500-an pengunjung, karena selain masih pandemi, natal kemarin juga curah hujannya tinggi. Beda dengan tahun-tahun sebelumnya bisa sampai seribuan pengunjung," ungkapnya.Lebih lanjut, menurutnya selama ini memang pengunjung yang berkunjung ke Museum Kretek didominasi oleh para pelajar yang didampingi guru ataupun orang tuanya.”Banyak dari pelajar, biasanya musim masa jeda setelah tes itu banyak siswa yang datang ke Museum Kretek untuk belajar sejarah dan hiburan di kolam renang yang ada," ujarnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler