Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebelumnya, belasan sekolah dari tingkat SD hingga SMP di Kudus mengubah metode pembelajaran menjadi daring setelah sekolah dan wilayah sekitarnya kebanjiran.

”Kebanyakan sudah mulai gelar pembelajaran tatap muka. Dari 12 SD dan 1 SMP yang awalnya daring, kini sudah gelar tatap muka lagi," kata Anggun Nugroho, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Rabu (18/1/2023).

Beberapa sekolah yang sudah mulai tatap muka itu yakni SD 1 Setrokalangan, SD 2 Setrokalangan, dan SD 1 Banget. Di Kecamatan Jati, SD 3 Jati Wetan, SD 2 Pasuruhan Lor, SD 2 Jetis Kapuan, SD 2 Tanjungkarang, dan SD 4 Ngembal Kulon, dan SMP 2 Jati.

Baca: Kerugian Akibat Banjir Kudus Capai Rp 141 Miliar

Kemudian di Kecamatan Undaan, ada SD 1 Ngemplak, dan SD 2 Ngemplak, hingga SD 2 Kesambi yang ada di Kecamatan Mejobo. Sejumlah sekolah yang awalnya terkena dampak banjir itu saat ini sudah dibersihkan.
Kemudian di Kecamatan Undaan, ada SD 1 Ngemplak, dan SD 2 Ngemplak, hingga SD 2 Kesambi yang ada di Kecamatan Mejobo. Sejumlah sekolah yang awalnya terkena dampak banjir itu saat ini sudah dibersihkan.Meski demikian, menurutnya masih ada beberapa sekolah yang saat ini masih menggelar pembelajaran daring, yakni SD 4 Payaman, SD 4 Karangrowo, hingga SMP 2 Undaan.”Tiga sekolah ada yang masih daring, karena memang wilayahnya masih tergenang banjir sekitar 20-25cm. Saat ini juga masih proses pembersihan," ungkapnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler