Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Setelah diresmikan, barulah jembatan apung tersebut bisa dilewati. Saat ini progres pengerjaan jembatan apung tersebut sudah 90 persen lebih.

Tinggal tahap finishing dan penambahan penerangan di jembatan apung yang memiliki panjang 90 meter itu.

”Saat ini masih proses pengerjaan. Jika tidak ada halangan kami resmikan tanggal 5 Februari 2023, setelah itu baru bisa dilewati," kata Yahya Maulana, perwakilan investor pembangun jembatan apung dari CV Trisula Japung, Rabu (25/1/2023).

Baca: Jembatan Apung Penghubung Kudus-Demak Juga Dibangun di Desa Sambung

Jembatan apung kedua yang dibangun di atas Sungai Wulan Desa Sambung Kudus-Demak ini, menghabiskan dana lebih banyak dibanding pembangunan jembatan apung di Setrowaru, Kudus.

Pasalnya, jembatan tersebut lebih panjang dan membutuhkan bahan material yang lebih banyak."Ini lebih panjang dari sebelumnya, yang dulu 70 meter ini 90 meter. Menghabiskan sekitar Rp 500 jutaan," ujarnya.
Pasalnya, jembatan tersebut lebih panjang dan membutuhkan bahan material yang lebih banyak."Ini lebih panjang dari sebelumnya, yang dulu 70 meter ini 90 meter. Menghabiskan sekitar Rp 500 jutaan," ujarnya.Baca: Ini Tarif Melintas Jembatan Apung Kudus-Demak, Pelajar GratisSementara, pengelola jembatan apung Sambung, Tarno (52) mengatakan, jembatan apung tersebut akan beroperasi 24 jam nonstop. Hal tersebut otomatis akan semakin membantu masyarakat yang melakukan mobilitas ke Kudus ataupun ke Demak, dengan jarak tempuh yang semakin dekat.Rencananya, setiap penyeberang yang melintas di jembatan apung itu, akan dikenakan biaya Rp 2 ribu. ”Biayanya sekali lewat itu Rp 2 ribu. Kalau PP ya Rp 4 ribu," imbuhnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler