Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tim SAR sempat menghentikan pencarian pada malam tadi, karena kondisi tak memungkinkan, dan pencarian berlanjut pagi hari.

”Semalam operasi pencarian dihentikan. Karena minimnya pencahayaan dan lokasi yang lebih dominan cekungan," kata Sub Koordinator Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Munaji.

Meski demikian, pantauan Murianews Sabtu (4/2/2023) dini hari sekitar pukul 01.20 WIB, sepanjang aliran Sungai Gelis di beberapa titik jembatan masih terlihat warga yang melakukan pencarian dengan alat senter penerang.

Baca: Mayat Bocah SD Mengapung di Sungai Gelis Kudus, Satu Lagi Masih Dicari

Begitu juga pagi hari ini, sepanjang Sungai Gelis juga masih dipenuhi oleh tim SAR dan warga. Terlihat juga, mobil ambulan yang sudah standby di sektar lokasi.

”Kami tengah koordinasi. Perlu juga tambahan personel untuk pencarian korban," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, ada dua anak SD yang saat itu hanyut terbawa air. Salah satu di antaranya sudah ditemukan meninggal dunia, Jumat (3/2/2023) siang.Baca: Dua Bocah Hanyut di Sungai Gelis Kudus, Salah Satunya Berniat MenolongMereka awalnya ber enam bermain di Sungai Gelis usai salat Jumat. Salah satu anak di antaranya tenggelam. Melihat hal itu, satu temannya  berniat menolong, dan nahas anak tersebut juga ikut hanyut.Sementara empat anak lain memberitahukan ke pihak keluarga korban atas kejadian tersebut. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler