Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Diketahui, ada 26 siswa SDN 2 Mejobo yang diduga keracunan setelah mengonsumsi maklor dan jasuke dari pedagang kaki lima (PKL) berinisial WN (34) yang sudah diperiksa kepolisian.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Darsono, mengatakan, setelah adanya dugaan keracunan akibat jajan yang dijajakkan di sekitar sekolah itu sampel jajan langsung diamankan.

Sampel jajan yang diambil berupa sisa jajan siswa yang masih hingga sisa muntahan siswa.

”Kami ambil sampelnya untuk dirujuk ke laboratorium di Semarang miliknya DKK provinsi. Sisa makanan maklor sama jasuke kami bawa semua. Itu nanti bisa kelihatan bahan-bahanya di jajan itu," katanya.

Baca: 26 Siswa SD di Kudus Diduga Keracunan Jajan, Ada yang Muntah dan Pingsan

Ia menjelaskan, proses pemeriksaan di laboratorium terhadap dua jenis jajanan itu diprediksi akan rampung sekitar tiga sampai empat hari ke depan. Setelah hasil keluar, nantinya baru diketahui bahan makanan apa yang menjadikan siswa tersebut keracunan.

”Hasil laboratorium tunggu tiga sampai empat hari ke depan kemungkinan sudah keluar," ujarnya.
”Hasil laboratorium tunggu tiga sampai empat hari ke depan kemungkinan sudah keluar," ujarnya.Diberitakan sebelumnya, 26 siswa SDN 2 Mejobo keracunan pada Senin (13/2/2023). Mereka muntah-muntah dan ada yang pingsan. Sepuluh siswa bahkan sampai dilarikan ke puskesmas terdekat.Baca: Puluhan Siswa SD di Kudus Diduga Keracunan Jajanan, Begini Nasib PedagangnyaPara siswa yang keracunan ini sebelumnya membeli maklor dan jasuke di sekitar sekolah.”Jadi siswa itu banyak yang muntah-muntah, dan muntahnya sama ada makaroni dan jagung. Setelah kami tanya pagi harinya mereka yang tiba-tiba sakit jajanya ya sama itu. Mereka langsung kami beri pertolongan pertama dengan air kelapa dan susu," kata kata Kepala SDN 2 Mejobo Sri Suanti. Reporter: Yuda.Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler