Kasus Keracunan Siswa di Kudus, PKL di Sekolah Akan Dibina
Yuda Auliya Rahman
Selasa, 14 Februari 2023 14:57:22
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kabid Pedagang Kaki Lima (PKL) Imam Prayitno mengatakan, pihaknya akan melakukan pembinaan lagi kepada PKL sekolah di Kudus. Sampai saat ini, sudah ada 600 PKL yang terdata di Dinas Perdagangan Kudus.
”Kami akan bina lagi para PKL, insyaallah pembinaan akan kami lakukan sebelum Ramadan," katanya, Selasa (14/2/2023).
Ia menjelaskan, dalam pembinaan yang dilakukan bagi para PKL itu, pihaknya akan menggandeng berbagai pihak. Di antaranya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) hingga Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus yang akan mengedukasi para PKL.
”Pembinaan ini untuk mengingatkan lagi kepada para PKLS, agar selalu berhati-hati dalam menyediakan bahan jajan dan makanan sehat bagi para siswa," ucapnya.
Baca: 26 Siswa SD di Kudus Diduga Keracunan Jajan, Ada yang Muntah dan Pingsan
Pihaknya juga mengimbau para PKLS untuk selalu mengecek dan memperhatikan bahan-bahan jajan yang akan digunakan untuk berjualan, termasuk juga expired produk bahan yang dibeli.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



