Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Disdik sudah mendatangi sekolah tersebut untuk mengetahui kondisi siswa saat ini. Pihak sekolah di Kudus diminta untuk memberikan imbauan kepada siswa-siswanya agar lebih baik membawa bekal sendiri dari rumah.

Sehingga kejadian-kejadian serupa yang dimungkinkan bisa terjadi bisa diantisipasi lebih dini.

”Saat ini siswa (SDN 2 Mejobo) sudah sehat. Kami sarankan memang siswa di Kudus lebih baik membawa bekal dari rumah. Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Maksimal awal pekan depan kami edarkan imbauan itu secara tertulis," kata Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho, Rabu (15/2/2023).

Sekolah-sekolah di tingkat SD hingga SMP, sambung dia, juga diharapkan bisa menggecarkan kembali gerakan kantin sehat.

Baca: 26 Siswa SD di Kudus Diduga Keracunan Jajan, Ada yang Muntah dan Pingsan

Hal ini juga akan dirasa penting untuk menjaga jajanan sehat dan higienis yang dikonsumsi oleh para siswa.

”Tapi memang banyak SD yang belum punya kantin. Tapi biasanya ada yang penjaga sekolah itu ikut jualan. Dan kalau memang harus ada pedagang di luar (sekolah), harus bisa selektif lagi," ujarnya.
”Tapi memang banyak SD yang belum punya kantin. Tapi biasanya ada yang penjaga sekolah itu ikut jualan. Dan kalau memang harus ada pedagang di luar (sekolah), harus bisa selektif lagi," ujarnya.Diberitakan sebelumnya, 26 siswa SDN 2 Mejobo keracunan pada Senin (13/2/2023). Mereka muntah-muntah dan ada yang pingsan. Sepuluh siswa bahkan sampai dilarikan ke puskesmas terdekat.Baca: Puluhan Siswa SD di Kudus Diduga Keracunan Jajanan, Begini Nasib PedagangnyaPara siswa yang keracunan ini sebelumnya membeli maklor dan jasuke di sekitar sekolah. Diduga jajan yang mereka beli itu jadi pemicu keracunan para siswa.Saat ini, sampel sisa jajanan yang dibeli oleh siswa tersebut tengah diperiksa di laboratorium. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News