Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Belasan warga mulai balita hingga lansia dievakuasi menggunakan mobil Backbone milik Polri dan perahu milik TNI. Mereka diantar ke Balai Desa Payaman yang dijadikan posko pengungsian.

Wakapolres Kudus M Adimas P mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dari TNI dan Polri untuk masyarakat yang terdampak banjir. Terlebih kondisi banjir saat ini masih tergolong tinggi.

’’’Sejumlah warga kami evakuasi ke posko pengungsian. Karena kondisi banjir hari ini tadi sampai setinggi lutut orang dewasa,’’ katanya.

Rumah yang ditinggalkan, juga didata sehingga, para personel bisa tetap memantau dan melakukan patroli agar tetap aman.

Meski demikian, masih banyak warga yang memilih untuk masih bertahan di rumahnya masing-masing. Pihaknya mengimbau bagi warga yang masih memilih bertahan di rumahnya untuk lebih waspada dan berhati-hati, terlebih curah hujan masih tinggi.

Baca: Banjir di Kudus Meluas, Warga Mulai Mengungsi

Tak hanya evakuasi, bantuan pelayanan kesehatan gratis juga diberikan TNI-Polri bagi warga yang sudah mengeluhkan terkena penyakit dikarenakan banjir.
Tak hanya evakuasi, bantuan pelayanan kesehatan gratis juga diberikan TNI-Polri bagi warga yang sudah mengeluhkan terkena penyakit dikarenakan banjir.’’Dari pantau kami siang ini, sudah ada 35 warga yang terdampak banjir mendapatkan pengobatan. Rata-rata dengan keluhan penyakit demam, batuk dan gatal-gatal,’’ ujarnya.Sementara itu, Kasdim 0722/Kudus Mayor Caj Novari P Wibowo menyebut, sejumlah perahu sudah disediakan untuk membantu akses transportasi bagi warga yang terdampak banjir.Pasalnya, akses menuju rumah warga ada yang belum bisa dilalui kendaraan karena masih tingginya volume air.’’Ada dua perahu manual dan perahu mesin, yang bisa digunakan untuk mobilitas ke titik lokasi banjir. Karena dalam kondisi ini, perahu memang sangat diperlukan untuk warga, jika ada yang membutuhkan silahkan bisa langsung laporan ke kami,’’ ujarnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler