Belasan warga mulai balita hingga lansia dievakuasi menggunakan mobil Backbone milik Polri dan perahu milik TNI. Mereka diantar ke Balai Desa Payaman yang dijadikan posko pengungsian.
Wakapolres Kudus M Adimas P mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dari TNI dan Polri untuk masyarakat yang terdampak banjir. Terlebih kondisi banjir saat ini masih tergolong tinggi.
’’’Sejumlah warga kami evakuasi ke posko pengungsian. Karena kondisi banjir hari ini tadi sampai setinggi lutut orang dewasa,’’ katanya.
Rumah yang ditinggalkan, juga didata sehingga, para personel bisa tetap memantau dan melakukan patroli agar tetap aman.
Meski demikian, masih banyak warga yang memilih untuk masih bertahan di rumahnya masing-masing. Pihaknya mengimbau bagi warga yang masih memilih bertahan di rumahnya untuk lebih waspada dan berhati-hati, terlebih curah hujan masih tinggi.
Baca: Banjir di Kudus Meluas, Warga Mulai MengungsiTak hanya evakuasi, bantuan pelayanan kesehatan gratis juga diberikan TNI-Polri bagi warga yang sudah mengeluhkan terkena penyakit dikarenakan banjir.
Tak hanya evakuasi, bantuan pelayanan kesehatan gratis juga diberikan TNI-Polri bagi warga yang sudah mengeluhkan terkena penyakit dikarenakan banjir.’’Dari pantau kami siang ini, sudah ada 35 warga yang terdampak banjir mendapatkan pengobatan. Rata-rata dengan keluhan penyakit demam, batuk dan gatal-gatal,’’ ujarnya.Sementara itu, Kasdim 0722/Kudus Mayor Caj Novari P Wibowo menyebut, sejumlah perahu sudah disediakan untuk membantu akses transportasi bagi warga yang terdampak banjir.Pasalnya, akses menuju rumah warga ada yang belum bisa dilalui kendaraan karena masih tingginya volume air.’’Ada dua perahu manual dan perahu mesin, yang bisa digunakan untuk mobilitas ke titik lokasi banjir. Karena dalam kondisi ini, perahu memang sangat diperlukan untuk warga, jika ada yang membutuhkan silahkan bisa langsung laporan ke kami,’’ ujarnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Zulkifli Fahmi
Murianews, Kudus – TNI-Polri di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah membantu proses evakuasi korban banjir di Dukuh Karanganyar, Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Kudus ke pengungsian, Rabu (1/3/2023).
Belasan warga mulai balita hingga lansia dievakuasi menggunakan mobil Backbone milik Polri dan perahu milik TNI. Mereka diantar ke Balai Desa Payaman yang dijadikan posko pengungsian.
Wakapolres Kudus M Adimas P mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dari TNI dan Polri untuk masyarakat yang terdampak banjir. Terlebih kondisi banjir saat ini masih tergolong tinggi.
’’’Sejumlah warga kami evakuasi ke posko pengungsian. Karena kondisi banjir hari ini tadi sampai setinggi lutut orang dewasa,’’ katanya.
Rumah yang ditinggalkan, juga didata sehingga, para personel bisa tetap memantau dan melakukan patroli agar tetap aman.
Meski demikian, masih banyak warga yang memilih untuk masih bertahan di rumahnya masing-masing. Pihaknya mengimbau bagi warga yang masih memilih bertahan di rumahnya untuk lebih waspada dan berhati-hati, terlebih curah hujan masih tinggi.
Baca: Banjir di Kudus Meluas, Warga Mulai Mengungsi
Tak hanya evakuasi, bantuan pelayanan kesehatan gratis juga diberikan TNI-Polri bagi warga yang sudah mengeluhkan terkena penyakit dikarenakan banjir.
’’Dari pantau kami siang ini, sudah ada 35 warga yang terdampak banjir mendapatkan pengobatan. Rata-rata dengan keluhan penyakit demam, batuk dan gatal-gatal,’’ ujarnya.
Sementara itu, Kasdim 0722/Kudus Mayor Caj Novari P Wibowo menyebut, sejumlah perahu sudah disediakan untuk membantu akses transportasi bagi warga yang terdampak banjir.
Pasalnya, akses menuju rumah warga ada yang belum bisa dilalui kendaraan karena masih tingginya volume air.
’’Ada dua perahu manual dan perahu mesin, yang bisa digunakan untuk mobilitas ke titik lokasi banjir. Karena dalam kondisi ini, perahu memang sangat diperlukan untuk warga, jika ada yang membutuhkan silahkan bisa langsung laporan ke kami,’’ ujarnya.
Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Zulkifli Fahmi