Ratusan Madrasah di Kudus Mendaftar untuk Terapkan Kurikulum Merdeka
Yuda Auliya Rahman
Kamis, 9 Maret 2023 13:49:39
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Jumlah madrasah yang mendaftar untuk menerapkan Kurikulum Merdeka itu sudah 93 persen dari jumlah keseluruhan madrasah di Kudus.
”Jad 93 persen dari total 374 madrasah di Kudus ini mendaftar untuk melaksanakan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di tahun ajaran 2023/2024," kata Salma Munawwaroh, Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus, Kamis (9/3/2023).
Ia menjelaskan, madrasah yang menerapkan Kurikulum Merdeka ini, merupakan kemauan madrasah. Apalagi, saat ini madrasah memang dituntut untuk beradaptasi dengan metode pembelajaran yang baru demi mengembangkan masing-masing madrasahnya.
”Spesialnya madrasah ini, ketika mereka menerapkan IKM itu tanpa ada support dari kementerian, tidak ada status sekolah penggerak. Jadi mulai pelatihan mereka harus mandiri, bisa lewat Youtube atau literasi. Begitu juga saat membuat kegiatan inovasi bagi siswa itu juga mandiri, belum ada support dana dari kami," ungkapnya.
Baca: Jadi Pilot Project, Enam Madrasah di Kudus Terapkan Kurikulum Merdeka
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



