Produsen Kue di Kudus Ini Banjir Pesanan untuk Lebaran
Yuda Auliya Rahman
Jumat, 31 Maret 2023 17:44:26
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Salah satunya, seperti yang dirasakan Thalita Cookies, salah satu produsen kue kering di Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Owner Thalita Cookies, Erine Monita mengaku, pesanan kue kering sudah banyak masuk mulai awal Ramadan. Baru masuk sepekan Ramadan saja, pesanan kue kering dengan beragam jenis sudah masuk sebanyak 500 toples.
”Pesanan tahun ini lebih ramai dari tahun kemarin. Dari 500 toples pesanan kue kering yang masuk, saat ini sudah tersedia 360 toples kue kering berbagai jenis," katanya, Jumat (31/3/2023).
Ia menjelaskan, ada berbagai macam produk kue kering yang dijualnya. Mulai dari nastar dengan berbagai varian, brownis mletek, pril, kue salju, cookies, kastangel, lidah kucing, cokelat yupi, hingga keciput yang merupakan kue kering tradisional.
Baca: Cerita di Balik Kue Lebaran Serba Ikan Khas Jepara
Harganya pun tak menguras kantong. Setiap produk jajan kue kering yang dijualnya ini bisa didapatkan dengan harga mulai Rp 40 ribu-Rp 50 ribu untuk satu toples berukuran 500 gram.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



