Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Raihan ini, terhitung telah terkumpul selama triwulan pertama di tahun ini, atau bulan Januari hingga Maret 2023.

”Realisasi PKB per maret 22 persen atau Rp 42.923.000 dari target Rp 185,77 miliar," kata Sukatmo, Kasi PKB Samsat Kudus, Kamis (6/4/2023).

Ia menjelaskan, raihan pajak di tiga bulan awal ini merupakan pendapatan dari pembayaran pajak kendaraan baik roda dua atau roda empat. Dengan rincian, 76 962 objek pajak kendaraan roda dua, dan 12.765 kendaraan roda empat.

”Total dari Rp 42 miliar itu, ada 89. 727 objek kendaraan yang membayar pajak," ujarnya.

Ia menjelaskan, berbagai langkah akan diupayakan untuk meraih target yang dibebankan. Apalagi masih ada sembilan bulan waktu tersisa untuk meraih target tersebut.
Baca: Samsat Kudus Ditarget Kumpulkan Rp 185 Miliar dari Pajak KendaraanPihaknya juga menyebut, sejauh ini kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan di Kudus sudah sangat baik. Meski menurutnya, masih ada masyarakat yang harus diingatkan melalui door to door jika ada yang memiliki tunggakan pajak.”Door to door jika ada yang nunggak kami lakukan, itu sangat efektif. Samsat keliling juga kami maksimalkan untuk mempermudah dan mendekatkan kepada masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraan," imbuhnya. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler