Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Di sana suara menggelegar dan dentuman bass dari sound horeg akan membuat suasana di malam Lebaran semakin meriah.

Tak tanggung-tanggung, brand sound system yang tengah ngetren dari berbagai daerah Jawa Timur pun dihadirkan, seperti Brewog Audio, Riswanda, hingga Brengos Audio. Total ada 20 paket sound system yang mewakili kontingen masjid dan musala untuk tampil berkeliling Desa Kutuk di malam Lebaran.

Bahkan, dari pantauan Murianews.com, sound yang akan tampil sudah berdatangan. Tim mulai melakukan check sound untuk malam Lebaran nanti.

Meski baru check sound, masyarakat setempat pun sangat antusias berdatangan untuk mendengar suara dentuman sound yang bikin dada bergetar itu.

Kepala Desa Kutuk Supardiono mengatakan, setelah dua tahun tak ramai, tahun ini desanya akan dimeriahkan kembali dengan takbir keliling di malam Lebaran. Takbir keliling itu berupa arak-arakan ogoh-ogoh dan sound system dari perwakilan kontingen masjid dan musala.

”Setelah vakum, kegiatan rutin ini bisa terselenggara lagi. Takbir keliling nanti akan dihiasi mainan-mainan besar, dan sound system yang berkeliling kampung," katanya, Rabu (19/4/2023).

Baca: Bupati Kudus Minta Tokoh Masyarakat Lakukan Ini saat Takbir Keliling

Pihaknya tak menampik jika para pemuda di desanya menghadirkan sound system berbandrol tinggi dari berbagai daerah. Meski demikian, ada dua sound sistem yang didatangkan dari desa setempat.”Harganya itu bervariasi, ada yang Rp 25 juta, Rp 30 juta, hingga Rp 35 juta. Ini keinginan pemuda sendiri, mereka yang berada disekitar kontingen masjid/musala itu patungan untuk membuat malam lebaran dimeriahkan dengan sound. Ini masih perisapan-persiapan check sound," ungkapnya.Sementara tokoh masyarakat setempat Ngateman, menyambut baik adanya takbir keliling dengan sound yang diinisiasi oleh pemuda di desanya itu. Bahkan, pihaknya menyediakan puluhan dus minuman bagi para peserta takbir keliling yang nanti melintas di depan rumahnya.Baca: Takbir Keliling, Bima Raksasa di Kudus Ini Akan Diarak Keliling KampungMeski demikian, pihaknya berpesan agar saat pelaksanaan bisa tertib seperti tahun sebelumnya dan tetap memperhatikan keamanan serta kenyamanan sekitar.”Tahun ini soundnya tidak ditata ke samping menghadap rumah, tapi menghadap ke belakang searah jalan. Sehingga gema suaranya pun aman," ucapnya.https://youtu.be/ulq2qocY5EMEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler