Seleksi Kepsek Kudus Tak Bisa Tutupi Kekosongan di Puluhan SD
Yuda Auliya Rahman
Jumat, 19 Mei 2023 15:17:32
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Di Kudus ada 37 jabatan kepala sekolah tingkat SD negeri yang mengalami kekosongan. Sedangkan, proses seleksi kepala sekolah yang dilakukan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga, (Disdikpora) Kudus, hanya diikuti oleh 20 orang.
Itu pun belum nanti jika ada calon kepala sekolah yang tidak lolos seleksi. Kabid Dikdas Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho mengatakan, masih banyak guru yang merasa belum mampu untuk mengikuti seleksi kepala sekolah.
Terlebih, jabatan kepala sekolah tidak cukup hanya dengan menguasai ilmu yang diberikan di program guru penggerak saja. Namun, perlunya memahami kompetensi khusus yang harus dimiliki kepala sekolah kelak.
"Kami dari dinas juga tidak bisa memaksa untuk ikut seleksi, jika yang bersangkutan merasa belum mampu, meski berstatus guru penggerak," katanya, Jumat (19/5/2023).
Ia menjelaskan, dulu untuk mencari kepala sekolah ada diklat pelatihan terlebih dahulu. Tapi, saat ini diklat kepala sekolah digelar usai adanya pelantikan kepala sekolah baru tersebut.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



