Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Sebanyak delapan santri lulusan MA NU Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus, melanjutkan studinya ke Universitas Al-AzharUniversitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

Adapun delapan santri tersebut yakni, M Syukron Salim, warga Tenggeles, Mejobo, Kudus; Nafis Athaillah, warga Sriwulan, Sayung, Demak; M Juhan Raihan, warga Mranggen, Demak; Adhika Fijri Syajidan, warga Kedungjati, Grobogan.

Kemudian, M Mufty Farid, warga Pasir, Mijen, Demak; M Ribhki Azka, warga Ngagel, Dukuhseti, Pati, Anang Miftahul Huda Al Fajri, warga Genuksari, Genuk, Semarang; dan A Wildan Badarulcham warga Randusari, Gunungpati, Semarang.

Sebelum keberangkatan, para santri itu mengikuti upacara penglepasan di madrasah, Kamis (6/1/2022).

Baca Juga: Istimewanya Purnama Jumat Dini Hari Nanti, Begini Penjelasan Ahli Falak TBS Kudus

Upacara penglepasan itu dihadiri guru dan kiai Madrasah TBS Kudus, di antaranta Kepala Madrasah, Kiai Syafi’i, KH Ahmad Arwan, KH Himam Awaly, KH Ulinnuha, KH Nafi’an MD, Kiai Noor Yasin, KH Abdul Halim, H Abdul Wahab, Kiai Syuaib Amin, KH Subhan, K Azhar Lathief, H Yazid Hazmi, Kiai Musta’in Sahal, Kiai Abdurrohman, Kiai Abdul Ghofur, Kiai Sujadi, Kiai Mudhofar, dan Kiai Suudi Hasyim.

Syafi'i mengungkapkan acara pelepasan tersebut sebelumnya tidak direncanakan. Ia mengaku membuatkan acara dadakan itu usai para santri menghubungi dirinya pada malam sebelumnya.“saya dihubungi anak-anak santri yang berencana sowan ke madrasah untuk minta doa restu. Akhirnya, sekalian kita buatkan selenggarakan upacara penglepasan sederhana disaksikan peserta didik kelas XII, agar mereka termotivasi untuk studi lanjut setelah lulus nanti, baik di dalam maupun di luar negeri,” katanya.Dia berharap, agar para santri yang akan berangkat ke Mesir itu bisa belajar dengan baik, dan mendapatkan ilmu yang barokah serta manfaat baik bagi agama, bangsa dan Negara.“Pesan saya, tetaplah menjadi pribadi yang santun dan hormat pada orang tua, guru dan kiai,” tuturnya. Reporter: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler